Hal yang Harus Diperiksa Setelah Dashcam Dipasang!

Sudah pasang dashcam di mobil kamu? Selamat! Tapi tunggu dulu, prosesnya belum selesai. Banyak orang merasa cukup hanya dengan menyalakan dashcam dan berpikir semuanya sudah beres.

Padahal, ada beberapa hal penting yang WAJIB kamu periksa setelah pemasangan untuk memastikan dashcam bekerja optimal. Kesalahan kecil seperti salah arah kamera, setting tidak aktif, atau kabel longgar bisa bikin fitur penting tidak berfungsi.

Berikut ini 11 hal penting yang harus kamu cek setelah pemasangan dashcam. Jangan lewatkan poin-poin di bawah ini agar kamu tidak rugi waktu, tenaga, dan uang.

1. Sudut Kamera: Apakah Merekam Jalan Secara Optimal?

Pastikan kamera depan mengarah lurus ke jalan, bukan terlalu ke atas atau ke dashboard. Idealnya, kamera harus memperlihatkan:

  • Separuh jalan
  • Sedikit bagian kap mobil
  • Area sisi kanan dan kiri jalan

Jika kamu memasang kamera belakang atau cabin camera, pastikan tidak terhalang sandaran kepala atau kaca film terlalu gelap.

Tips: Gunakan aplikasi pendamping dashcam untuk melihat preview dan sesuaikan sudut secara real-time.

2.Kualitas Rekaman: Jernih dan Stabil?

Putar hasil rekaman pertama kamu. Apakah:

  • Gambar jernih?
  • Tidak ada flicker (berkedip)?
  • Suara terdengar jelas?

Jika hasil buram atau goyang, periksa apakah lensa masih tertutup plastik pelindung, atau mungkin perlu atur ulang setting resolusi dan bitrate.

3. Apakah Dashcam Menyala Otomatis Saat Mobil Dihidupkan?

Dashcam yang terpasang dengan benar seharusnya otomatis menyala dan mulai merekam begitu mesin mobil dinyalakan. Jika tidak, ada kemungkinan:

  • Kabel tidak terkoneksi dengan baik
  • Sekring tidak terhubung benar
  • Hardwire kit belum aktif

Solusi: Periksa ulang jalur kabel atau konsultasikan ke teknisi jika kamu tidak yakin.

4. Apakah Loop Recording Berfungsi?

Coba rekam dashcam selama 30–60 menit, lalu lihat apakah video terlama otomatis ditimpa oleh yang terbaru. Kalau tidak, berarti fitur loop recording belum aktif.

Kenapa penting? Jika memori penuh dan tidak di-overwrite, dashcam bisa berhenti merekam tanpa kamu sadari.

5. Apakah G-Sensor dan Emergency Lock Aktif?

Coba goyangkan mobil secara perlahan atau simulasi benturan ringan (dengan hati-hati). Lalu periksa apakah file video pada momen itu dilindungi atau terkunci.

Tujuan G-Sensor: Menyimpan rekaman tabrakan secara otomatis agar tidak terhapus.

Langkah Tambahan: Aktifkan fitur manual emergency lock agar kamu bisa menandai video penting dengan tombol.

6. Apakah Waktu dan Tanggal Sesuai?

Kesalahan waktu bisa jadi masalah besar, terutama jika digunakan untuk bukti hukum atau asuransi. Pastikan:

  • Tanggal dan jam akurat
  • Zona waktu sesuai dengan lokasi kamu (WIB/WITA/WIT)

Kamu bisa mengatur ini melalui pengaturan dashcam atau melalui aplikasi jika dashcam kamu mendukung koneksi smartphone.

7. GPS dan Kecepatan: Apakah Sudah Terekam?

Jika dashcam kamu punya modul GPS, pastikan:

  • Lokasi terekam di video
  • Kecepatan muncul di rekaman
  • Peta perjalanan bisa dilacak

Tips: Tes ini di jalan terbuka agar sinyal satelit tertangkap sempurna.

8. Mikrofon dan Audio: Apakah Suara Direkam?

Cek apakah dashcam merekam suara di dalam kabin. Audio penting untuk:

  • Merekam percakapan saat terjadi insiden
  • Bukti pelanggaran dari penumpang/petugas

Jika fitur ini tidak aktif, aktifkan melalui pengaturan. Beberapa dashcam menyediakannya dalam mode “on/off” atau “auto mute”.

9. Parking Mode: Apakah Siaga Saat Mobil Mati?

Matikan mobil dan goyangkan bodi mobil secara ringan. Cek apakah dashcam:

  • Tetap menyala
  • Merekam video saat ada gerakan
  • Mengunci file sebagai bukti

Catatan Penting: Untuk mengaktifkan parking mode, pastikan dashcam terpasang dengan hardwire kit dan memiliki baterai cadangan (supercapacitor atau battery).

10. Notifikasi Kesalahan: Ada Pesan Error?

Beberapa dashcam menampilkan error seperti:

  • “Card Full” → Memori penuh
  • “Card Error” → SD card tidak kompatibel
  • “Format Card” → Perlu format ulang

Solusi: Gunakan SD card Class 10 atau UHS-I dari merek terpercaya, kapasitas minimal 64GB agar tidak cepat rusak.

11. Kabel dan Instalasi: Apakah Aman dan Rapi?

Periksa rute kabel dari dashcam ke sumber daya:

  • Apakah menjuntai ke bawah?
  • Apakah mengganggu pandangan saat mengemudi?
  • Apakah ada sambungan longgar?

Tips: Minta teknisi memasang kabel tersembunyi di balik trim interior agar hasilnya rapi dan tidak membahayakan keselamatan.

Bonus Tips: Cek Rutin Setiap Bulan

Pasca instalasi bukan berarti kamu bebas selamanya. Lakukan pengecekan minimal sebulan sekali:

  • Format ulang SD card
  • Update firmware jika tersedia
  • Bersihkan lensa dari debu atau kabut

Dengan perawatan rutin, dashcam kamu bisa bekerja optimal hingga bertahun-tahun.

Ingin Pemasangan Dashcam yang Langsung Beres dan Terjamin?

Pilih jasa profesional seperti JasaPasangDashcamMobil.com untuk:

  • Konsultasi produk sesuai kebutuhan
  • Teknisi datang langsung ke lokasi kamu
  • Pemasangan rapi, garansi, dan terpercaya

📲 Klik tombol WhatsApp sekarang dan jadwalkan pemasangan hari ini juga!

Product has been added

No products in the cart.

Explore Food Items

No products in the cart.